I
Kita akan berhenti memanggil tawa
Dan kata-kata yang mengundang rindu lainnya
II
Kau memisahkan jabat
Melepaskan nadi
III
Terlambat menahanmu, kawan!
Aku tak sempat hadir ditengah renggutmu
IV
Doa-doa ku bersama hidup yang lain
Menujumu tanpa ada air mata
V
Tiap-tiap kepergian adalah kedatangan yang lain
Kawan! menghadaplah pada Kasih yang merindumu
VI
Namamu adalah keabadian
Hidup tenang bersama sisa kenangan
VII
Marilah memulai lembar hidup
Tanpa aku, tanpa kamu
VIII
Tutuplah...
Bukalah...
IX
Pada apa yang membuat duka
Selamat jalan Kawan, selamat jalan Freddy Cahya Ryan.
Tanpa ada air mata, hanya doa.
(Situbondo)
Kita akan berhenti memanggil tawa
Dan kata-kata yang mengundang rindu lainnya
II
Kau memisahkan jabat
Melepaskan nadi
III
Terlambat menahanmu, kawan!
Aku tak sempat hadir ditengah renggutmu
IV
Doa-doa ku bersama hidup yang lain
Menujumu tanpa ada air mata
V
Tiap-tiap kepergian adalah kedatangan yang lain
Kawan! menghadaplah pada Kasih yang merindumu
VI
Namamu adalah keabadian
Hidup tenang bersama sisa kenangan
VII
Marilah memulai lembar hidup
Tanpa aku, tanpa kamu
VIII
Tutuplah...
Bukalah...
IX
Pada apa yang membuat duka
Selamat jalan Kawan, selamat jalan Freddy Cahya Ryan.
Tanpa ada air mata, hanya doa.
(Situbondo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar