Minggu, 30 Juni 2013

Cerita di Ujung Juni

(I)
Matahari terbenam di ufuk penantian
Malam terseret rindu kesekian
Juga hujan yang runtuh tak lumrah
Jeli merayu juni jadi ringkih

(II)
Juni, hari ini engkau harus tabah
Rahasiakan hujan yang terburu merengkuh
Juga malam yang akan kehilanganmu, resah
Tutuplah kerinduan kedunya, pada bingkaimu yang indah

(III)
Juni, engkau adalah kerinduan yang akan datang
Juga cerita yang selalu dikenang
Tentang hujan yang tak biasa
Dan kerinduannya yang sederhana

(IV)
Juni,
Malam dan hujan kali ini akan mengakhiri kemesraan tentangmu
Sampai jumpa ya, jabat eratku selalu merindu

Jember, 2013

Senin, 17 Juni 2013

Menambatkan Hati

Kala hati memilah cinta,
Kusertai harapan pada setiap doa
Dan ku pilih kau mengamini.


Jember, 2013
 

Minggu, 16 Juni 2013

Derita Ingatan

I
Akhir telah tiba, ia hanyalah garis yang menggores kenangan
(tak penting mengingat wajah yang enggan mempertemukan cerita)
cobalah tanyakan pada bumi saja! dia paling tau tentang manusia pelupa.
lalu peluklah, cium aroma tanahnya. dialah mimbar setia yang menyimpan kata-kata lalu

II
hati yang gembira kala bunga kecil menyapa dan menyalami diri    
dan kemesraan lengkung bibir membentuk cekungan sederhana yang meluluhlumpuhkan mata
kata-kata canggung dan tatapan-tatapan yang pernah mendekatkan diri masing-masing
hingga tak percaya bagaimana bisa akhir kisah dimulai diawal cerita


III
enyahlah ingatan,
bawalah masa-masa itu berlalu dari ruang-ruang pilu ini
dan biarkan harapan hidup bersambung ke muka
menuju cerita selanjutnya
tanpa ingatan lalu yang menyiksa

IV
diri yang lemah
mengingat cerita, menderitakan ingatan
diantara rindu menggedor-gedor pintu hati, perpisahan telah dulu menjemput diri ini yang lain

Tentang bunga kecil dan renggutnya yang terburu-buru 
Situbondo, 2008