Kamis, 25 April 2013

Aku dan Malam


Malam
Padamu ku temukan cara manusia memilih
Tentang hidup dan jalannya masing-masing
Ada diri yang tunduk menyapa Pencipta
Ada diri yang meronta berkeluh kesah
Ada diri yang asik memasrahkan muka-muka
Juga sepasang kelamin yang menyatu dalam kepasrahan

Malam
Padamu ku temukan maknamu   
Sunyimu adalah tempat suci yang setia menyimpan kemesraan
Gelapmu adalah penyampai suara-suara syahwat letih
Dinginmu adalah ayat-ayat yang memanggil jarak 

Malam
Padamu ku simpan tanya yang berlarut
Apakah  kau selalu meyertakan cinta pada tiap pergantian hidup?
Apakah kau masih setia berbagi rindu pada tiap keresahan?
Apakah kau tetap seperti ini?
Menemani tiap-tiap jiwa sunyi

Malam
Hidup telah menjalurkan kehadiran kita masing-masing
Maka Setialah 
Setialah malam... Setialah...  
Hanya kesetiaan caraku percaya ada ku dan ada mu



[malam itu begitu setia ketika kita enggan memejamkan mata]  

(Jember)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar