Rabu, 14 November 2018

Hujan Membawa Rangkuman Rindu



Di antara teh dan pohon yang kedinginan karena hujan, ada bayangan masa kecil yang coba saya kumpulkan pelan-pelan.  Saya rindu teman sekampung: Cak Nong, Madi, Mamat, dan almarhum Anas. Bersama mereka, saya biasa mandi hujan, mancing di dam bugis, main tembak-tembakan dari pelepah pisang, atau bikin pedang-pedangan dari kayu pohon kapo (madura).

Hal-hal kecil itu tak mungkin lagi diulang hari ini. Jarak dan usia sudah terlampau jauh. Teman-teman menempuh sekian jengkal harapan-harapan di ujung sana. Sementara saya berada di ujung yang lain. Mereka sudah menikah. Empat tahun kemudian saya menyusul mereka.

Tentu masih bayak rindu yang lain yang layak dirawat baik-baik. Kenangan-kenangan itu tak lain adalah bekal hiburan yang murah untuk hari ini dan masa tua nanti [].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar